CERITA FIKSI
Di Balik Bayang-Bayang Adit menatap ruangan gelap di depannya, tubuhnya tegak meski ketegangan merayap perlahan. Rumah tua ini tampak seperti hampir dilupakan oleh waktu, dengan dinding yang terkelupas dan lantai kayu yang berderit setiap kali dia melangkah. Mungkin karena itu, banyak orang di desa ini memilih untuk mengabaikan tempat ini. Namun, Adit tidak bisa mengabaikan bau busuk yang terus mengikutinya, bukan dari sampah atau kotoran, tetapi sesuatu yang lebih dalam—sesuatu yang berasal dari dunia lain. Dia berdiri di tengah ruangan, tangan terkepal di sisi tubuh. Pakaian sederhana, jelek, dan usang menunjukkan kesulitan hidup yang telah lama ia hadapi. Sebagai seorang paranormal, Adit seharusnya bisa hidup lebih baik, mungkin dengan banyak uang dan klien yang mampu membayar mahal jasanya. Namun kenyataannya, kehidupannya jauh dari itu. Ia bukanlah seseorang yang datang dari keluarga kaya atau berpengaruh. Adit hanya memiliki kemampuan melihat dan berkomunikasi dengan roh, dan itu...